Tampilkan postingan dengan label Google Adsense. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google Adsense. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 November 2016

Cekal Beberapa Iklan Salah Satu Tips Cara Meningkatkan Pendapatan Google Adsense

Penghasilan di beranda GA (Google Adsense) kok rendah terus ya, kapan naiknya? Padahal total pengunjung banyak perharinya, bahkan mencapai sepuluh ribuan per harinya. Bagaimana caranya supaya meningkat, ya?

Benefit income

Mungkin, pertanyaan-pertanyaan yang sudah saya sebutkan di atas barusan sampai sekarang masih terngiang-ngiang dalam pikiran anda. Sudah berbagai teknik anda gunakan, tapi hasilnya kok sama saja. Padahal sudah mengikuti tutorial A - Y dan itupun juga sama saja, tak ada peningkatan juga. Kemudian dalam benak anda muncul pemikiran, "Apa jangan-jangan teknik yang mereka share itu menipu ya?"

Hei! Jangan salah sangka atau meremehkan cara A - Y ya. Mereka itu juga melakukan eksperimen, yang sebenarnya memang nggak sesuai dengan situs satu dengan situs lainnya. Intinya, tulisan yang mereka bagikan kepada publik bukan berarti cocok buat situs anda juga. Toh, template, jumlah kata, penempatan iklan, desain tampilan, topik bahasan, jumlah artikel, atau kecepatan loadingnya juga berbeda dengan anda. Jadi, jangan ngawur berspekulasi bahwa mereka itu penipu atau hoax. Karena memang situs mereka dan blog anda itu sudah berbeda. Dan setidaknya mereka mau berbagi, tidak seperti anda yang SUKA MENGELUH dan PELIT ILMU.


Oke, balik ke topik.

Ini adalah cara Z yang saya gunakan dalam meningkatkan pendapatan GA, yaitu dengan mencekal beberapa iklan yang menurut saya memiliki biaya klik atau tayang rendah. Alasan saya melakukannya karena atas nama UANG. Mungkin anda terpaksa membaca artikel ini karena dasarnya anda sendiri mata duitan ya? Lol

Menurut saya ini adalah trik, walau saya selubungi embel-embel kata tips dalam judul artikel ini. Karena tips dan trik adalah 2 kata yang berbeda. Nggak percaya? Silakan buka kamus. #Apasih?


Balik ke topik lagi.

Sudah saya tuliskan pada judul artikel ini dengan jelas bahwa mencekal iklan dapat menambah pundi-pundi angka pendapatan anda di beranda GA. Mungkin biasanya anda hanya mendapat 0,03 dollar per hari karena situs anda berbahasa Indonesia. Tapi setelah mencekal beberapa iklan, dalam sehari anda bisa dapat 0,10 dollar, lumayan kan? Walau memang tidak tinggi-tinggi amat, setidaknya sudah naik kan?

Oh iya, sekedar info!
Target bahasa Indonesia itu hasil per klik-nya sangatlah kecil. Jangan kaget, ini sudah menjadi rahasia umum bagi penerbit atau publisher GA entah lewat Youtube dan berupa Situs.


Anti advertising

Lalu, yang dicekal iklan apa saja? Kalau hasil eksperimen saya adalah berikut:
  • Iklan social media, entah faceb0*k, twit73r, dan sebangsanya.
  • Iklan G*0gle apapun itu produknya.
  • Iklan toko online, entah am4z0n, t0koped1a, dan sebangsanya.
  • Iklan berbau Po12N0 dan LGBT
  • Iklan agama (Jangan hapus jika topik situs anda bab agama)
(NOTE: Nama iklan sengaja disensor, supaya tidak ada pihak yang tersindir. Lol)

Nah, baru lima jenis yang telah saya uji cobakan. Dan hasilnya, ya memang enggak tinggi-tinggi amat. Setidaknya kan naik? Apalagi kalau visitornya juga naik, pasti naiknya tambah sadis.


Itu lah trik dan tips yang sudah saya praktikkan dalam meningkatkan penghasilan Google Adsense. Anda mau percaya atau tidak, itu urusan anda. Saya sih cuek-cuek saja. Tapi, apabila belum anda coba tapi sudah menjudge trik saya ini HOAX atau menipu. Plisss deh! Mending anda berhenti blogging saja. Karena blogger sukses itu BERANI BEREKSPERIMEN dan TIDAK GAMPANG BAPERAN!!!! Apalagi MENGANGGAP REMEH ORANG!!!! SHIITTTT MEN!!! L.O.L


Perlu anda Tahu!
  1. Anda akan merasakan lonjakan setelah hari kedua melakukan pencekalan pertama kali.
  2. Karena iklan GA tiap hari atau tiap minggu mengalami perputaran dan jenis iklannya juga baru. Jadi, bisa jadi hari berikutnya iklan yang dicekal bisa muncul lagi dengan ukuran dan desain yang berbeda. Jadi, setiap hari anda *disarankan (jangan terlalu fokus pada iklan, hidupkan konten baru anda) cekal iklan-iklan yang sudah saya sebutkan di atas. Atau lihat iklan GA blog ini, pasti iklan-iklan yang telah saya sarankan untuk dicekal muncul kembali. Tapi, setidaknya dapat mengurangi beban anda dalam mencekal.
  3. Untuk kedepannya saya sepertinya tidak akan mencekal setiap hari, mungkin sebulan sekali atau 3 bulan sekali. Saya ingin fokus menulis dan agak malas juga jika harus cekal setiap saat. Karena ini hanya eksperimen pribadi, dan mungkin pada kemudian hari tips ini bisa saja tumpul untuk tahun-tahun kedepan. Jadi, harap dimaklumi.

------------

Sekian dari saya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa bagikan ke teman-teman anda. Tolong sesama blogger jangan pelit ilmu!

Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/

Rabu, 19 Oktober 2016

Suatu Saat Publisher Adsense dan Afiliasi Alternatif Lainnya Akan Kena Pajak Juga

Minggu kemarin ini tersiar kabar bahwa para penjual online di social media (facebook, twitter, instagram, dan lainnya) akan dibebani pajak. Hal ini dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara, khususnya dari pajak.

WAJIB PAJAK

Kabar ini memang baru 'rencana' pemerintah, tapi bukan berarti bahwa ini tidak akan terealisasi. Buktinya saja seperti kasus akhir-akhir ini, dimana penghapusan premium dan tabung gas 3 kilogram yang dilakukan secara pelan-pelan tapi pasti.

Kembali ke topik.

kena pajak lemes capek tax
Beberapa kita pun tahu bahwa kebanyakan dari pemain bisnis via medsos pendapatannya hanya sedikit, bisa jadi penghasilan yang mereka peroleh hanya cukup untuk makan selama seminggu dan sisanya untuk menutupi modal sebelumnya. Dan tidak dipungkiri bahwa kebijakan pemerintah ini akan menuai kecaman dari banyaknya pemain, bahkan bisa jadi pihak yang pro hanya berada pada angka 10% - 20% saja, sisanya mengatakan keberatan atau berada pada posisi kontra.

Jika pebisnis online via social media saja diwajibkan membayar pajak, pastinya nanti akan membuat kecemburuan bagi pihak mereka terhadap para publisher adsense atau afiliasi alternatif lainnya. Walau berbeda, tapi tetap saja hal ini 'kemungkinan besar' akan terjadi juga.

Risiko pemilik blog dan youtube yang menautkan akunnya pada adsense untuk dikenakan wajib pajak, juga memiliki peluang yang besar pula. Akan tetapi nasib bagi mereka yang setahun saja belum tentu gajian, bagaimana? Apa iya harus dikenakan pajak juga?


Tentunya pemerintah wajib memikirkan ulang kembali mengenai pajak yang dibebankan kepada pebisnis online via media sosial. Karena ini juga akan menyangkut hajat orang banyak pula, dimana barang-barang yang dijual juga akan dinaikkan harganya, dan besar kemungkinan bahwa akan banyak pebisnis online via medsos yang bangkrut dan menganggur karena para pembelinya merasa tidak kuat membeli barang yang diperjualbelikan. Bagaimana nasib mereka yang menganggur karena disebabkan peraturan tersebut? Dan apakah pajak yang di'peras' ini, akan meningkatkan kualitas layanan maupun struktur negara juga?

Dan Pada Akhirnya Nanti, Publisher Adsense dan Afiliasi Alternatif Lainnya Akan Kena Pajak Juga.


-----------

Nah, itu tadi sedikit pendapat pribadi yang ada dalam pikiran saya mengenai kasus yang terjadi saat ini. Mohon maaf jika artikel ini kurang akurat, karena hanya berpedoman dari rasa pesimis dan sebuah kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi di kemudian hari. Karena sebuah SISTEM berasal dari PUSAT dan kemudian menyalur pada cabang-cabang lainnya.

Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/

Kamis, 29 September 2016

Tampilan Iklan Google Adsense TIDAK 100% Full HTTPS

Beberapa dari kita tahu bahwa pihak Google menyarankan kepada semua pemilik situs dengan topik pembahasan apapun untuk pindah ke HTTPS. Pada akhir tahun 2015 kemarin, mereka akhirnya menerapkannya kepada platform blogger sebagai bentuk keyakinan mereka. Namun kenyataannya dan sedikit ironis juga sih, sampai sekarang beberapa dari para pengiklan dalam jaringan Adwords belum semuanya melakukan hal tersebut. Dan hal ini berdampak menimbulkan masalah atau error HTTPS beberapa situs milik publisher AdSense.

not secure

Tampilan yang masih tidak valid https yang saya maksud adalah iklan video.

Coba lihat di address bar browser anda ketika membuka situs publisher AdSense yang menggunakan HTTPS dan ada tampilan iklan videonya, pasti ada tanda peringatan atau seperti gambar di atas jika menggunakan browser Chrome, dan tanda warna kuning untuk Mozzila.

Atau anda bisa buka inspect element (Ctrl+Shift+I), dan jangan kaget jika terdapat banyak problem. Contohnya, lihat gambar di bawah ini:

problem

Cara mengatasi masalah ini

Hampir seluruh blog blogspot yang saya miliki menggunakan HTTPS, karena itu gratis dan dapat membantu meningkatkan peringkat SERP. Dan pada akhirnya saya menyadari bahwa iklan video membuat masalah, dan melalui informasi yang saya dapat akhirnya saya menemukan cara untuk mengatasinya.

Cara mengatasinya:
  1. Buka akun AdSense anda
  2. Izin iklan
  3. Penayangan iklan
  4. Non aktifkan "Iklan yang dapat diperluas - tampilkan iklan yang meluas melebihi ukuran unit iklan, mengikuti aksi dari pengguna" dan "Iklan VPAID - menampilkan iklan video VPAID".
Atau bisa lihat gambar di bawah ini:

problem solved


Mungkin ada yang bertanya,

Apakah dengan menerapkan cara di atas dengan menghilangkan iklan video dapat menurunkan pendapatan AdSense?

Saya jawab,

Selama saya menerapkan ini, ya kira-kira hampir 2 bulan lah, pendapatan masih normal dan tidak ada penurunan yang signifikan. Bisa dibilang, masih di batas wajar.


Lucunya, sampai artikel ini dipublish google masih menayangkan iklan yang tidak valid HTTPS. Karena ini memang tidak sesuai dengan apa yang selama ini Google serukan. Apa ini semata-mata karena uang? Entahlah. Tapi, saya yakin dari waktu ke waktu Google AdSense akan 100% Full HTTPS dengan tersadarnya pihak pengiklan jika banyak publisher yang menonaktifkan iklan video karena alasan yang sudah saya sampaikan di atas.


Tambahan!
- Ketika diakses, iklan video ternyata membuat loading situs menjadi agak lambat.


UPDATE 31 OKTOBER 2016

Setelah saya observasi selama seminggu ini, iklan video sudah FULL SUPPORT HTTPS! Anda tak perlu lagi menonaktifkan kedua tombol di atas. Tapi, loading lemot masih berlaku.



-----------

Mungkin sedikit informasi yang saya sampaikan dalam artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi anda. Jika ada salah dalam penyampaian mohon dimaafkan.

Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/

Selasa, 13 September 2016

Adsense dan Pop Under dalam Satu Situs Website / Blog - Aman atau Tidak ?

Jika anda membuka artikel ini, berarti saya anggap bahwa anda sudah tau atau mengerti apa itu Adsense dan apa itu Pop under.

Lanjut,

Adsense memiliki kebijakan program, salah satunya yaitu Perilaku Situs, yang bunyinya:
Situs yang menampilkan iklan Google harus mudah dinavigasi oleh pengguna. Situs tidak boleh mengubah preferensi pengguna, mengalihkan pengguna ke situs web yang tidak diinginkan, memulai pengunduhan, menyertakan perangkat lunak jahat, atau berisi jendela munculan atau pop-under yang mengganggu navigasi situs.
Screenshoot!
pop under dan adsense

Apabila anda paham maksudnya, berarti anda tau harus berbuat apa, kan?


Artikel ini adalah pendapat saya pribadi. Anda Suka atau Tidak, saya tidak peduli.


Oke, lanjutkan membaca.

meme adsense versus with pop-under

Mungkin anda memiliki pertanyaan,

Apakah akun adsense akan aman jika menggabungkan iklan pop under dan adsense di dalamnya?

Saya jawab,

Jelas tidak aman. Kebijakan program adsense sendiri sudah menyebutkannya dengan secara jelas bahwa itu tidak bisa ditolerir lagi. (baca gambar di atas sekali lagi) Jadi, jika anda ketahuan melanggar, sanksi berupa banned pada akun adsense anda adalah hal yang wajar.


Kebijakan itu dibuat bukan berarti bahwa pihak Google membenci pihak penyedia iklan pop under. Jelas, bukan itu alasannya. Menurut saya, Hal ini dilakukan agar pengunjung merasa nyaman ketika mereka surfing di situs anda. Di sisi lain, kita tidak tau iklan apa yang akan muncul dalam pop under tersebut. Bisa saja yang muncul malah membawa virus, malware, atau file unduhan otomatis jika di klik oleh pengunjung, seperti yang sudah dijelaskan pada kebijakan di atas. Maka demikian, pihak google yang baik hati menciptakan kebijakan tersebut untuk mengantisipasi hal-hal seperti itu.


Lalu, Kenapa masih banyak situs yang aman-aman saja melakukan penggabungan dua iklan tersebut. Sampai sekarang pun iklan adsense mereka masih tampil?

Seharusnya, akun adsense mereka terkena ban. Karena aturan atau kebijakan itu sudah sangat jelas. Tapi, bisa jadi ini adalah masalah pada bot adsense. Kita tau kan, bahwa sebuah mesin diciptakan tidak akan pernah sempurna. Pasti ada celah atau kesalahan didalamnya ketika merayapi sebuah situs. Kita pikir saja, lha manusianya sendiri saja tidak sempurna, apalagi mesin ciptaannya? LOL.

Untuk kasus yang satu ini saya tidak bisa mengatakan bahwa akun mereka bakalan aman di bulan pertama atau beberapa bulan berikutnya. Karena sebagian dari kita tau bahwa hal yang dianggap sepele seperti ini, bisa jadi senjata pembunuh yang paling sadis untuk diri kita sendiri. Jadi, jangan sampai suatu saat anda berkata pada diri sendiri bahwa "anda menyesal dan bodoh" karena menduakan adsense secara tidak 'sopan' (mengingkari janji).

meme adsense account banned akun

Di sini bukan berarti saya menakut-nakuti anda, saya hanya menulis berdasarkan apa yang sudah tertera. Saya hanya memberi tahu dan mencoba menjelaskan dengan cara saya, bukan berarti saya memaksa anda untuk tidak melakukannya. Anda boleh pasang dua-duanya dalam website / blog anda, tapi siap-siap saja menanggung risikonya.


Sebelum saya mengakhiri postingan ini, saya ingin berbagi info sedikit:
Setelah saya browsing dan membaca cerita blogger yang punya akun adsense, kemudian akun nya di ban. Kebanyakan dari mereka mengalami efek buruk, diantaranya:


  • Jadi malas posting,
  • Malas mengajar mahasiswanya,

  • Intinya, seperti anda kehilangan seseorang atau sesuatu yang paling anda cintai. Begitu.


    So. Silakan anda pikirkan lagi, sebelum nasi benar-benar menjadi tah*i. Jadilah orang cerdas ya bro / sis!


    ---------

    Sekian dari saya. Semoga yang sedikit ini dapat mencerahkan hidup anda kedepannya. Amin.

    Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/

    Selasa, 06 September 2016

    Penyebab dan Cara Mengatasi Tanda Minus / Negatif pada Penghasilan AdSense Anda

    Akhir-akhir ini banyak sekali pemilik akun google adsense kebingungan gara-gara ada tanda minus atau negatif dalam penghasilan mereka. Mereka menganggap tanda tersebut adalah utang, padahal mereka merasa tidak melakukan sesuatu yang melanggar kebijakan, seperti: klik iklan sendiri atau melakukan manipulasi pada tampilan iklan.

    Kejadian tersebut menimbulkan banyak reaksi, entah komplain ke pihak google, curhat di sosial media atau forum online, dan ada juga yang malah mencemooh google mengenai kejadian tersebut. Ya, itu manusiawi, karena masalah itu juga jarang terjadi. Baru-baru ini saja masalah tersebut heboh dan mengguncang hampir keseluruhan para pemilik situs dan para pengunggah video youtube di seluruh dunia yang mengaitkan akunnya ke adsense dengan masalah yang sama.

    Sebenarnya masalah ini juga pernah terjadi pada tahun 2012, dimana seorang member digital forum yang bernama may2008 membuat thread ask mengenai masalah ini. Berikut adalah screenshot-nya:

    problem fix symbol negative payment

    Jika anda bertanya, apa penyebab tampilan pembayaran di beranda adsense menjadi minus? Mungkin gambar berikut dapat menjawab pertanyaan anda:

    problem fix symbol negative payment

    Gambar di atas merupakan jawaban tentang pertanyaan anda, yang dikirim oleh faz618 di forum bantuan adsense. Yang intinya menyatakan bahwa masalah ini adalah kesalahan kecil pada halaman home. Jika anda melihat halaman riwayat pembayaran, maka semuanya terlihat normal.


    Sebenarnya, hari ini saya pun juga baru mengalami hal ini. Lihat, gara-gara tanda minus, huruf USD jadi pindah ke belakang. LOL
    problem fix symbol negative payment
    Padahal di halaman pembayaran normal-normal saja.

    problem fix symbol negative payment

    Tapi, karena sudah tau bahwa ini adalah semacam bug, jadi saya tidak terlalu peduli dengan masalah ini. Ya dimaklumi saja, namanya juga mesin, pasti ada errornya, kan?

    Beberapa jam setelah tau kalau error, problem pun teratasi hanya bermodal menunggu dan sembari mencicil mengerjakan artikel ini. Nih buktinya, huruf US nya jadi kembali ke depan seperti sedia kala.

    problem fix symbol negative payment

    Lumayan, kan. Sembari menunggu fix, bisa dapat satu artikel. LOL.


    Kalau anda tanya, cara mengatasinya bagaimana? Ya tunggu saja, maksimal 1 hari lah untuk jaga-jaga. Soalnya, saya hanya beberapa jam saja sudah normal.


    Jadi, inti dari artikel ini adalah untuk menginformasikan kepada anda supaya tidak takut atau cemas karena menganggap bahwa tanda minus itu adalah hutang / bermasalah. Saya tegaskan lagi bahwa itu BUKAN HUTANG, itu hanya BUG, jadi tak perlu khawatir. Kalau anda tidak percaya, coba anda cek di riwayat pembayaran, kalau nominal uangnya normal (tanpa negatif), berarti memang tidak ada sesuatu yang harus anda takutkan lagi. Silakan anda baca kembali tulisan yang ada pada gambar nomor dua paling atas.


    So, apabila anda telah membaca artikel ini, itu tandanya anda telah siap untuk berkarya lagi, kan?

    Ayo menulis kembali! Ayo buat video lagi! Ayo berkarya lagi! dan Ayo cari duit lagi! LOL.


    ----------

    Sedikit info mengenai Penyebab Tanda Minus / Negatif pada Penghasilan AdSense ini, semoga dapat menjawab pertanyaan anda, khususnya sesama blogger dan youtuber.

    Sekian dari saya. Apabila ada salah dalam penulisan, mohon dimaafkan.

    Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/

    Sabtu, 27 Agustus 2016

    Sudah Tidak Ada Batas Maksimal Jumlah Unit Iklan Google Adsense Per Halaman

    Dua hari yang lalu (akhir Agustus 2016) tersiar kabar bahwa google sudah tidak menetapkan limit / batas maksimal jumlah unit per halaman di setiap situs website / blog para penerbit iklan AdSense. Itu artinya berapa pun jumlah iklannya, mau menggunakan ukuran apapun, dan mau pilih modelnya yang mana, kita bebas menggunakannya. Dan setelah saya cek di Ad placement policies, ternyata memang benar adanya. Bukan hoax atau isu belaka. Hal ini pastinya membuat banyak publisher/penerbit merasa senang dengan berita ini.

    Apabila anda cermat, anda dapat melihat di Ad placement policies saat ini, bahwa bagian 'ad limit per page' telah dihapus. Atau batasan seperti:
    • Maksimal tiga unit AdSense untuk konten
    • Maksimal tiga unit tautan
    • Maksimal dua kotak telusur
    Dan sekarang telah digantikan dengan bagian baru, yang berjudul 'valuable inventory', yang memperingatkan kepada pemilik situs untuk tidak membiarkan jumlah iklan pada halaman web mereka melebihi jumlah konten yang sebenarnya. Hal tersebut dapat membatasi atau menonaktifkan iklan Google yang disajikan pada halaman sampai perubahan yang sesuai dibuat.

    no limit unlimited units adsense google aug agustus 2016

    Apa alasan dibalik penghapusan batas maksimal iklan AdSense per halaman oleh google?

    1. Meningkatkan Konten Web

    Alasan utama dibalik perubahan ini adalah untuk menciptakan keseimbangan yang lebih baik antara kualitas konten dan iklan. Daripada anda melihat perubahan ini sebagai limit iklan yang dihapus, lebih baik anda fokus dan mengambil masalah ini sebagai cara untuk meningkatkan kualitas keseluruhan konten di web.

    Kebanyakan penerbit melakukan pemecahan konten ke dalam beberapa halaman menggunakan slideshow karena batas limit unit per halaman. Menghapus batas pada jumlah iklan yang dapat ditempatkan pada satu halaman diharapkan agar konten yang berbasis slideshow dapat berkurang, dan akhirnya akan muncul lebih banyak konten yang berkualitas tinggi.


    2. Mendorong Penerbit untuk Melakukan Test Unit Iklan Baru

    Google baru-baru ini telah memperkenalkan unit iklan ramah versi seluler baru / PLA (Page Level Ads). Namun ternyata, banyak dari penerbit yang ragu-ragu untuk menguji unit iklan baru tersebut. Mereka bersikeras dan tidak mau merubah setiap unit iklan yang saat ini mereka tempatkan / pasang di blog mereka. Mereka berasumsi, jika menghapus salah satu unit iklan yang mereka gunakan saat ini, dapat berpotensi menyebabkan kerugian pendapatan.

    Menyadari hal ini, Google membuat keputusan untuk memikirkan kembali kebijakan batas iklan dengan harapan bahwa lebih banyak penerbit akan mulai menggunakan iklan seluler baru.


    3. Menjaga Kemitraan dengan Perusahaan yang Menggunakan Jasa Periklanan Google

    Perusahaan yang telah membayar untuk beriklan melalui unit iklan seluler merasa tidak menerima pengembalian investasi maksimum jika penerbit tidak memanfaatkan iklan seluler di pasang di web mereka. Bagi perusahaan, penerbit adalah komponen terpenting dari iklan; jika penerbit tidak menampilkan iklan maka perusahaan akan cenderung untuk tidak memilih jalur seluler.

    Google melihat masalah ini, dimana kemitraan dengan perusahaan harus mereka utamakan. Sehingga dengan cara unlimited unit iklan ini, para perusahaan dapat terpuaskan oleh program kerja google.



    Yang perlu publisher ingat!

    Walau sekarang tidak ada batasan penayangan jumlah iklan yang dapat ditempatkan pada satu halaman, bukan berarti penerbit dapat menyalahgunakan hak istimewa iklan mereka.

    Para penerbit diharapkan untuk tidak membuat lautan iklan di dalam blog mereka, karena hal tersebut hanya akan menurunkan kualitas situs mereka. Jika pengunjung yang datang malah dibanjiri dengan terlalu banyak iklan, hal buruknya, pengunjung dapat langsung meninggalkan halaman web mereka, yang pada gilirannya akan mempengaruhi penghasilan penerbit untuk menguangkan hasil pemasangan iklan adsense mereka.

    Meskipun tidak ada lagi batas yang tepat pada jumlah iklan yang dapat digunakan pada satu halaman, anda harus bisa menyeimbangkan antara iklan dan konten asli. Menggunakan jumlah iklan yang berlebihan, masih dapat menyebabkan pelanggaran kebijakan penerapan iklan Google, yang nantinya akan mengakibatkan Google membatasi atau menonaktifkan akun iklan penayang.


    --------

    Sekian informasi seputar kebijakan baru penerapan batas maksimal iklan google adsense setiap satu halaman situs web / blog. Semoga yang sedikit ini bermanfaat bagi anda, khusunya publisher adsense.

    Maaf jika ada salah dalam penyampaian atau penulisan.

    Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/

    Minggu, 24 Juli 2016

    Baru Tau ! Munculnya Laporan SURVEI SINGKAT dari Google Setelah Iklan GA Diklik

    Artikel ini saya buat karena ada laporan dari seorang teman, ketika ia membuka blog saya melalui mobile dan tanpa disengaja mengeklik iklan GA (Google Adsense), lalu langsung saja menutup tab yang menuju url iklan tersebut, ternyata tiba-tiba muncul tampilan Survei dari Google. Tampilan surveinya seperti gambar berikut ini yang saya lingkari dengan garis merah :

    Survei warna biru dari Pihak Google Adsense

    Mungkin, dari anda yang baca artikel ini, sudah ada yang tau. Tapi ada juga yang bingung, Itu survei apa, ya? Kok pilihannya ada Negatif, Positif, dan Klik tidak sengaja? Bikin was-was.


    Nah, ini merupakan pendapat / opini /gagasan individu saya pribadi. Tapi ini tentang yang Positif dan Negatifnya saja, BUKAN yang Klik tidak sengaja. Untuk yang Klik tidak sengaja, harusnya kalian sudah tau sendiri maksudnya, kan.
    Kalau pendapat saya ada yang salah mohon dimaafkan, namanya juga opini. Lol.

    Jadi, saya memiliki 2 opini. Dan opini saya adalah sebagai berikut ini :

    1. Survei itu digunakan oleh Google sebagai penilaian mengenai Konten.
    • Positif : Iklan sesuai dengan isi konten yang di bahas
    • Negatif : Iklan tidak cocok dengan isi konten
    Hal ini dilakukan Google sebagai landasan ketika menampilkan iklan pada konten tersebut, cocok atau tidak. Kalau cocok / positif, ya nggak perlu diganti. Sedangkan kalau tidak cocok / negatif, akan diganti dengan yang sesuai.


    2. Survei dipakai pihak Google untuk menilai situs iklan tersebut atau pengguna Adwords. Coba kalian lihat lagi gambar di atas tadi. Di situ tertulis "Bagaimana pengalaman anda di (url situs)?".

    Nah, itu berarti. Jika;
    • Positif : Berarti konten (gambar, tulisan, atau gif) iklan tersebut tidak menyalahi aturan, misal po*no, rasis, dan sebagainya.
    • Negatif : Isi konten menyalahi aturan.


    Ya, itulah dua opini yang saya miliki sampai saat memposting artikel ini. Pastinya, akan ada update-an baru mengenai artikel juga. Karena untuk saat ini artikel ini sebagai pemberitahuan bagi anda-anda yang belum tahu mengenai survei tersebut. Saya tau bahwa beberapa dari anda yang menjadi publisher GA (Google Adsense) tidak akan berani klik iklan sendiri, takut menyalahi TOS. Jujur, saya taunya juga karena teman saya yang tiba-tiba lapor dan mengirimi gambar di atas tadi.


    Yang jadi masalah adalah tombol Klik tidak disengaja. Kenapa? Kok bisa?
    Ya, alasannya karena jika tombol itu diklik / dipencet, bisa jadi Pendapatan yang harusnya didapat karena pembaca telah mengklik iklan GA, bisa-bisa malah gagal / nggak jadi didapat. Gara-gara tombol Klik tidak disengaja itu ditekan / dipilih oleh pembaca. Resiko juga sih jadinya.


    Untuk sementara saya cukupkan sekian.

    Update : -


    ------

    Sekian dari saya. Saya mohon maaf jika ada salah dalam penulisan atau penyampaian.

    Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/

    Selasa, 08 Maret 2016

    Sebagai Publisher Adsense / Afiliasi, Dihimbau Tidak Mengaktifkan Adblock di Browser

    Sampai pada akhirnya saya berinisiatif dan sengaja membuat artikel ini. Bisa dibilang kalau ini adalah sebuah postingan sindiran untuk orang yang merasa saja. Dan artikel ini saya beri judul: Sebagai Publisher Adsense / Afiliasi , Dihimbau Tidak Mengaktifkan Adblock di Browser.

    kata blogger motivator webmaster publisher adsense afiliasi

    Memunculkan iklan dengan menggunakan script tentunya dapat mengganggu kecepatan loading sebuah situs. Dan terkadang seorang blogger atau webmaster menambah script baru untuk mempercepat load script iklan maupun script lainnya agar script yang dipasang dapat bekerja saat situs miliknya dibuka.

    Setiap orang memiliki hak, dan pastinya berbeda-beda tergantung cara kerja otak masing-masing. Namun hak-hak itupun terkadang menimbulkan tawa, tidak terkecuali oleh para publisher online. Menentukan hak adalah sebuah pilihan, tentunya orang lain tidak boleh melarangnya jika tidak ingin masuk penjara, karena sudah tertulis pada Undang-Undang Negara dalam mendukung setiap HAM (Hak Asasi Manusia) selama tidak merugikan atau menyengsarakan pihak lain.

    Anda Publisher, tapi kok pasang adblock? Lucu dong. Lol.

    Anda berkeinginan mendapat penghasilan dari afiliasi yang anda ikuti. Pastinya script iklan yang harus anda pasang dalam situs-situs anda harus dapat bekerja dengan semestinya, yang pada akhirnya anda dapat menuai hasil dari script tersebut. Akan tetapi ternyata ada ekstensi AdBlock yang dapat memutus pendapatan anda, karena fungsinya yang memang dibuat agar situs yang dibuka pengguna tampil bersih tanpa adanya gangguan iklan.

    Entah sadar atau tidak, jika 'anda' (seorang publisher) menggunakan AdBlock saat mencari referensi untuk update artikel atau sekedar blogwalking, itu berarti menunjukkan anda adalah orang yang tidak konsisten. Bagaimana tidak? Semua publisher online ingin mencari penghasilan dari situs mereka, tetapi anda yang juga publisher tidak ingin membantu publisher lainnya agar mendapat penghasilan juga, karena anda telah menutup rezeki mereka dengan anda mengaktifkan AdBlock pada browser anda.

    Masih belum paham?

    Sederhananya, anda adalah seorang publisher yang memiliki sifat egois. Yang namanya orang egois pastinya dijauhi oleh orang lain. Bahkan jika TUHAN berkehendak, anda tidak akan sukses menjadi seorang publisher apabila anda tetap masih mengaktifkan AdBlock saat anda browsing. Memang benar bahwa ini merupakan permasalahan yang sepele, tapi dari yang sepele inilah akan timbul masalah yang besar apabila anda masih terus melakukannya, tak terkecuali jika ternyata akibatnya berdampak buruk menimpa diri anda sendiri, yaitu semua akses jalan rezeki anda akan ditutup olehNYA.

    Berpikirlah, gunakan logika anda. Sekarang bayangkan jika anda sebagai seorang pengusaha, dimana jika ingin sukses anda harus membangun sebuah link atau relasi kepada pihak yang terkait dengan usaha anda. Disitu anda harus bermain jujur supaya link anda selalu mempercayai anda. Kesalahan sedikit saja bisa berdampak buruk terhadap bisnis anda, dimana anda gagal mendapatkan pasokan barang gara-gara anda menipu atau menyepelekan rekan bisnis anda.

    Jadi sekarang, silakan matikan atau hapus AdBlock dari browser anda agar tidak mematikan pendapatan orang lain dari afiliasi yang mereka ikuti. Jika anda bukan seorang atheis semoga kata-kata saya berikut dapat menyadarkan pemikiran anda selama ini, 'Kesuksesan bukan semata-mata hasil dari kerja keras anda, disini orang lain juga berpengaruh dalam membantu kesuksesan anda. Selama anda bersikap baik, maka kebaikan-kebaikan itu akan kembali mendarat pada diri anda. TUHAN tau siapa orang baik dan siapa orang buruk. Dan tanpa restu dari TUHAN, segala kerja keras anda hanya akan menjadi sebuah hal yang sia-sia.'

    Tapi jika anda masih bersikeras tetap 'melakukannya' (mengaktifkan AdBlock), saya tidak akan melarangnya, karena itu adalah hak prerogratif anda sebagai publisher. Jadi, jangan salahkan saya apabila hal buruk akan menimpa anda nantinya. Disini saya tidak menyumpahi anda, saya menulis berdasarkan cara berjalan pola pikir logika saya.


    ------

    Sedikit yang dapat saya sampaikan. Jika ada salah dalam penyampaian saya mohon maaf. Bukannya saya sok tau, tapi ini kenyataan.

    Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/

    Kamis, 03 Maret 2016

    Detik-Detik Menjelang Musnahnya AdBlock. Benarkah Demikian?

    Pembunuhan adblock

    Sebuah kabar beredar dikalangan blogger luar negeri, menyatakan bahwa akan ada pertemuan resmi di Inggris antara publisher, perusahaan media sosial, dan pembuat adblock untuk membahas masalah periklanan online yang tidak dapat tampil ketika tools adblock diaktifkan oleh para pengguna browser ketika berselancar mencari informasi di internet.

    Akankah pertemuan tersebut akan benar-benar terjadi?

    John Whittingdale adalah Sekretaris Budaya UK. Beliau lah yang mengumumkannya. Beliau menyatakan dengan bahasa inggris yang intinya adalah 'jika tidak ada orang yang mau membayar pemilik situs dengan menampilkan iklan, bagaimana keberlanjutan artikel situs tersebut? Akankah sebuah situs dapat menulis dengan baik pada hari berikutnya jika pendapatannya diblokir oleh adblock?' Pokoknya seperti itulah maksudnya. Lol.

    Saya jadi berpikir bahwa ini adalah sebuah pr*paganda. Kok bisa?

    Sekitar sebulan yang lalu juga beredar kabar bahwa situs penyedia iklan terbesar seperti Amazon, Google, Microsoft, dan Taboola sakit kepala gara-gara banyak sekali pesan masuk dari publisher periklanan mereka, yang menyatakan bahwa pendapatan 'mereka' (publisher) anjlok, dan pada akhirnya menyalahkan pihak penyedia adblock yang memblokir kemunculan iklan-iklan di situs mereka. Tidak hanya publisher saja, bahkan pihak member pengguna jasa Adwords pun juga merasa dirugikan karena data trafik tidak sesuai dengan harapan. Dan pada akhirnya 'mereka' (amazon, google, taboola, microsoft) sepakat untuk merapat ke salah satu perusahaan Adblock ternama yaitu Eyeo agar iklan-iklan mereka dapat muncul di AdblockPlus maupun AdblockBrowser.

    'Bagaimanakah hasil kesepakatannya?'

    Meninjau dari keputusan John Whittingdale, sepertinya hasilnya adalah nihil, alias gagal.

    Pro dan kontra pasti ada dengan perkataan John Whittingdale, ya seperti itulah kenyataannya dari dulu.

    Pribadi, mendengar kabar itu saya selaku publisher juga merasa senang. Tapi disisi lain 'banyak orang' (bukan blogger atau webmaster) merasa sedih apabila pada akhirnya adblock benar-benar musnah.


    Oh iya, hampir saja lupa. Sekedar info saja. Coba lihat ekstensi browser chrome dan android play store. Kemudian tulis keyword 'adblock', lalu enter.

    Apakah ekstensi atau aplikasi adblock masih ada? Jika iya, silakan anda berspekulasi menjawab dan menyimpulkan sendiri. Percaya tidak percaya.

    Penting!
    Referensi artikel ini diambil berdasarkan artikel-artikel yang sudah banyak terpublikasi oleh situs-situs ternama luar negeri. Bahkan, beberapa forum luar juga telah banyak membahas kebenarannya.

    Sekian dari saya, silakan komentar apabila mau. Namun sebelum berkomentar, silakan terlebih dahulu searching dengan kabar-kabar yang telah saya sampaikan di atas. Tunjukkan bahwa anda cerdas. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/