Tampilkan postingan dengan label Advertisment / Iklan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Advertisment / Iklan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Oktober 2016

Suatu Saat Publisher Adsense dan Afiliasi Alternatif Lainnya Akan Kena Pajak Juga

Minggu kemarin ini tersiar kabar bahwa para penjual online di social media (facebook, twitter, instagram, dan lainnya) akan dibebani pajak. Hal ini dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara, khususnya dari pajak.

WAJIB PAJAK

Kabar ini memang baru 'rencana' pemerintah, tapi bukan berarti bahwa ini tidak akan terealisasi. Buktinya saja seperti kasus akhir-akhir ini, dimana penghapusan premium dan tabung gas 3 kilogram yang dilakukan secara pelan-pelan tapi pasti.

Kembali ke topik.

kena pajak lemes capek tax
Beberapa kita pun tahu bahwa kebanyakan dari pemain bisnis via medsos pendapatannya hanya sedikit, bisa jadi penghasilan yang mereka peroleh hanya cukup untuk makan selama seminggu dan sisanya untuk menutupi modal sebelumnya. Dan tidak dipungkiri bahwa kebijakan pemerintah ini akan menuai kecaman dari banyaknya pemain, bahkan bisa jadi pihak yang pro hanya berada pada angka 10% - 20% saja, sisanya mengatakan keberatan atau berada pada posisi kontra.

Jika pebisnis online via social media saja diwajibkan membayar pajak, pastinya nanti akan membuat kecemburuan bagi pihak mereka terhadap para publisher adsense atau afiliasi alternatif lainnya. Walau berbeda, tapi tetap saja hal ini 'kemungkinan besar' akan terjadi juga.

Risiko pemilik blog dan youtube yang menautkan akunnya pada adsense untuk dikenakan wajib pajak, juga memiliki peluang yang besar pula. Akan tetapi nasib bagi mereka yang setahun saja belum tentu gajian, bagaimana? Apa iya harus dikenakan pajak juga?


Tentunya pemerintah wajib memikirkan ulang kembali mengenai pajak yang dibebankan kepada pebisnis online via media sosial. Karena ini juga akan menyangkut hajat orang banyak pula, dimana barang-barang yang dijual juga akan dinaikkan harganya, dan besar kemungkinan bahwa akan banyak pebisnis online via medsos yang bangkrut dan menganggur karena para pembelinya merasa tidak kuat membeli barang yang diperjualbelikan. Bagaimana nasib mereka yang menganggur karena disebabkan peraturan tersebut? Dan apakah pajak yang di'peras' ini, akan meningkatkan kualitas layanan maupun struktur negara juga?

Dan Pada Akhirnya Nanti, Publisher Adsense dan Afiliasi Alternatif Lainnya Akan Kena Pajak Juga.


-----------

Nah, itu tadi sedikit pendapat pribadi yang ada dalam pikiran saya mengenai kasus yang terjadi saat ini. Mohon maaf jika artikel ini kurang akurat, karena hanya berpedoman dari rasa pesimis dan sebuah kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi di kemudian hari. Karena sebuah SISTEM berasal dari PUSAT dan kemudian menyalur pada cabang-cabang lainnya.

Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/

Kamis, 29 September 2016

Tampilan Iklan Google Adsense TIDAK 100% Full HTTPS

Beberapa dari kita tahu bahwa pihak Google menyarankan kepada semua pemilik situs dengan topik pembahasan apapun untuk pindah ke HTTPS. Pada akhir tahun 2015 kemarin, mereka akhirnya menerapkannya kepada platform blogger sebagai bentuk keyakinan mereka. Namun kenyataannya dan sedikit ironis juga sih, sampai sekarang beberapa dari para pengiklan dalam jaringan Adwords belum semuanya melakukan hal tersebut. Dan hal ini berdampak menimbulkan masalah atau error HTTPS beberapa situs milik publisher AdSense.

not secure

Tampilan yang masih tidak valid https yang saya maksud adalah iklan video.

Coba lihat di address bar browser anda ketika membuka situs publisher AdSense yang menggunakan HTTPS dan ada tampilan iklan videonya, pasti ada tanda peringatan atau seperti gambar di atas jika menggunakan browser Chrome, dan tanda warna kuning untuk Mozzila.

Atau anda bisa buka inspect element (Ctrl+Shift+I), dan jangan kaget jika terdapat banyak problem. Contohnya, lihat gambar di bawah ini:

problem

Cara mengatasi masalah ini

Hampir seluruh blog blogspot yang saya miliki menggunakan HTTPS, karena itu gratis dan dapat membantu meningkatkan peringkat SERP. Dan pada akhirnya saya menyadari bahwa iklan video membuat masalah, dan melalui informasi yang saya dapat akhirnya saya menemukan cara untuk mengatasinya.

Cara mengatasinya:
  1. Buka akun AdSense anda
  2. Izin iklan
  3. Penayangan iklan
  4. Non aktifkan "Iklan yang dapat diperluas - tampilkan iklan yang meluas melebihi ukuran unit iklan, mengikuti aksi dari pengguna" dan "Iklan VPAID - menampilkan iklan video VPAID".
Atau bisa lihat gambar di bawah ini:

problem solved


Mungkin ada yang bertanya,

Apakah dengan menerapkan cara di atas dengan menghilangkan iklan video dapat menurunkan pendapatan AdSense?

Saya jawab,

Selama saya menerapkan ini, ya kira-kira hampir 2 bulan lah, pendapatan masih normal dan tidak ada penurunan yang signifikan. Bisa dibilang, masih di batas wajar.


Lucunya, sampai artikel ini dipublish google masih menayangkan iklan yang tidak valid HTTPS. Karena ini memang tidak sesuai dengan apa yang selama ini Google serukan. Apa ini semata-mata karena uang? Entahlah. Tapi, saya yakin dari waktu ke waktu Google AdSense akan 100% Full HTTPS dengan tersadarnya pihak pengiklan jika banyak publisher yang menonaktifkan iklan video karena alasan yang sudah saya sampaikan di atas.


Tambahan!
- Ketika diakses, iklan video ternyata membuat loading situs menjadi agak lambat.


UPDATE 31 OKTOBER 2016

Setelah saya observasi selama seminggu ini, iklan video sudah FULL SUPPORT HTTPS! Anda tak perlu lagi menonaktifkan kedua tombol di atas. Tapi, loading lemot masih berlaku.



-----------

Mungkin sedikit informasi yang saya sampaikan dalam artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi anda. Jika ada salah dalam penyampaian mohon dimaafkan.

Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/

Selasa, 13 September 2016

Adsense dan Pop Under dalam Satu Situs Website / Blog - Aman atau Tidak ?

Jika anda membuka artikel ini, berarti saya anggap bahwa anda sudah tau atau mengerti apa itu Adsense dan apa itu Pop under.

Lanjut,

Adsense memiliki kebijakan program, salah satunya yaitu Perilaku Situs, yang bunyinya:
Situs yang menampilkan iklan Google harus mudah dinavigasi oleh pengguna. Situs tidak boleh mengubah preferensi pengguna, mengalihkan pengguna ke situs web yang tidak diinginkan, memulai pengunduhan, menyertakan perangkat lunak jahat, atau berisi jendela munculan atau pop-under yang mengganggu navigasi situs.
Screenshoot!
pop under dan adsense

Apabila anda paham maksudnya, berarti anda tau harus berbuat apa, kan?


Artikel ini adalah pendapat saya pribadi. Anda Suka atau Tidak, saya tidak peduli.


Oke, lanjutkan membaca.

meme adsense versus with pop-under

Mungkin anda memiliki pertanyaan,

Apakah akun adsense akan aman jika menggabungkan iklan pop under dan adsense di dalamnya?

Saya jawab,

Jelas tidak aman. Kebijakan program adsense sendiri sudah menyebutkannya dengan secara jelas bahwa itu tidak bisa ditolerir lagi. (baca gambar di atas sekali lagi) Jadi, jika anda ketahuan melanggar, sanksi berupa banned pada akun adsense anda adalah hal yang wajar.


Kebijakan itu dibuat bukan berarti bahwa pihak Google membenci pihak penyedia iklan pop under. Jelas, bukan itu alasannya. Menurut saya, Hal ini dilakukan agar pengunjung merasa nyaman ketika mereka surfing di situs anda. Di sisi lain, kita tidak tau iklan apa yang akan muncul dalam pop under tersebut. Bisa saja yang muncul malah membawa virus, malware, atau file unduhan otomatis jika di klik oleh pengunjung, seperti yang sudah dijelaskan pada kebijakan di atas. Maka demikian, pihak google yang baik hati menciptakan kebijakan tersebut untuk mengantisipasi hal-hal seperti itu.


Lalu, Kenapa masih banyak situs yang aman-aman saja melakukan penggabungan dua iklan tersebut. Sampai sekarang pun iklan adsense mereka masih tampil?

Seharusnya, akun adsense mereka terkena ban. Karena aturan atau kebijakan itu sudah sangat jelas. Tapi, bisa jadi ini adalah masalah pada bot adsense. Kita tau kan, bahwa sebuah mesin diciptakan tidak akan pernah sempurna. Pasti ada celah atau kesalahan didalamnya ketika merayapi sebuah situs. Kita pikir saja, lha manusianya sendiri saja tidak sempurna, apalagi mesin ciptaannya? LOL.

Untuk kasus yang satu ini saya tidak bisa mengatakan bahwa akun mereka bakalan aman di bulan pertama atau beberapa bulan berikutnya. Karena sebagian dari kita tau bahwa hal yang dianggap sepele seperti ini, bisa jadi senjata pembunuh yang paling sadis untuk diri kita sendiri. Jadi, jangan sampai suatu saat anda berkata pada diri sendiri bahwa "anda menyesal dan bodoh" karena menduakan adsense secara tidak 'sopan' (mengingkari janji).

meme adsense account banned akun

Di sini bukan berarti saya menakut-nakuti anda, saya hanya menulis berdasarkan apa yang sudah tertera. Saya hanya memberi tahu dan mencoba menjelaskan dengan cara saya, bukan berarti saya memaksa anda untuk tidak melakukannya. Anda boleh pasang dua-duanya dalam website / blog anda, tapi siap-siap saja menanggung risikonya.


Sebelum saya mengakhiri postingan ini, saya ingin berbagi info sedikit:
Setelah saya browsing dan membaca cerita blogger yang punya akun adsense, kemudian akun nya di ban. Kebanyakan dari mereka mengalami efek buruk, diantaranya:


  • Jadi malas posting,
  • Malas mengajar mahasiswanya,

  • Intinya, seperti anda kehilangan seseorang atau sesuatu yang paling anda cintai. Begitu.


    So. Silakan anda pikirkan lagi, sebelum nasi benar-benar menjadi tah*i. Jadilah orang cerdas ya bro / sis!


    ---------

    Sekian dari saya. Semoga yang sedikit ini dapat mencerahkan hidup anda kedepannya. Amin.

    Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/

    Selasa, 08 Maret 2016

    Sebagai Publisher Adsense / Afiliasi, Dihimbau Tidak Mengaktifkan Adblock di Browser

    Sampai pada akhirnya saya berinisiatif dan sengaja membuat artikel ini. Bisa dibilang kalau ini adalah sebuah postingan sindiran untuk orang yang merasa saja. Dan artikel ini saya beri judul: Sebagai Publisher Adsense / Afiliasi , Dihimbau Tidak Mengaktifkan Adblock di Browser.

    kata blogger motivator webmaster publisher adsense afiliasi

    Memunculkan iklan dengan menggunakan script tentunya dapat mengganggu kecepatan loading sebuah situs. Dan terkadang seorang blogger atau webmaster menambah script baru untuk mempercepat load script iklan maupun script lainnya agar script yang dipasang dapat bekerja saat situs miliknya dibuka.

    Setiap orang memiliki hak, dan pastinya berbeda-beda tergantung cara kerja otak masing-masing. Namun hak-hak itupun terkadang menimbulkan tawa, tidak terkecuali oleh para publisher online. Menentukan hak adalah sebuah pilihan, tentunya orang lain tidak boleh melarangnya jika tidak ingin masuk penjara, karena sudah tertulis pada Undang-Undang Negara dalam mendukung setiap HAM (Hak Asasi Manusia) selama tidak merugikan atau menyengsarakan pihak lain.

    Anda Publisher, tapi kok pasang adblock? Lucu dong. Lol.

    Anda berkeinginan mendapat penghasilan dari afiliasi yang anda ikuti. Pastinya script iklan yang harus anda pasang dalam situs-situs anda harus dapat bekerja dengan semestinya, yang pada akhirnya anda dapat menuai hasil dari script tersebut. Akan tetapi ternyata ada ekstensi AdBlock yang dapat memutus pendapatan anda, karena fungsinya yang memang dibuat agar situs yang dibuka pengguna tampil bersih tanpa adanya gangguan iklan.

    Entah sadar atau tidak, jika 'anda' (seorang publisher) menggunakan AdBlock saat mencari referensi untuk update artikel atau sekedar blogwalking, itu berarti menunjukkan anda adalah orang yang tidak konsisten. Bagaimana tidak? Semua publisher online ingin mencari penghasilan dari situs mereka, tetapi anda yang juga publisher tidak ingin membantu publisher lainnya agar mendapat penghasilan juga, karena anda telah menutup rezeki mereka dengan anda mengaktifkan AdBlock pada browser anda.

    Masih belum paham?

    Sederhananya, anda adalah seorang publisher yang memiliki sifat egois. Yang namanya orang egois pastinya dijauhi oleh orang lain. Bahkan jika TUHAN berkehendak, anda tidak akan sukses menjadi seorang publisher apabila anda tetap masih mengaktifkan AdBlock saat anda browsing. Memang benar bahwa ini merupakan permasalahan yang sepele, tapi dari yang sepele inilah akan timbul masalah yang besar apabila anda masih terus melakukannya, tak terkecuali jika ternyata akibatnya berdampak buruk menimpa diri anda sendiri, yaitu semua akses jalan rezeki anda akan ditutup olehNYA.

    Berpikirlah, gunakan logika anda. Sekarang bayangkan jika anda sebagai seorang pengusaha, dimana jika ingin sukses anda harus membangun sebuah link atau relasi kepada pihak yang terkait dengan usaha anda. Disitu anda harus bermain jujur supaya link anda selalu mempercayai anda. Kesalahan sedikit saja bisa berdampak buruk terhadap bisnis anda, dimana anda gagal mendapatkan pasokan barang gara-gara anda menipu atau menyepelekan rekan bisnis anda.

    Jadi sekarang, silakan matikan atau hapus AdBlock dari browser anda agar tidak mematikan pendapatan orang lain dari afiliasi yang mereka ikuti. Jika anda bukan seorang atheis semoga kata-kata saya berikut dapat menyadarkan pemikiran anda selama ini, 'Kesuksesan bukan semata-mata hasil dari kerja keras anda, disini orang lain juga berpengaruh dalam membantu kesuksesan anda. Selama anda bersikap baik, maka kebaikan-kebaikan itu akan kembali mendarat pada diri anda. TUHAN tau siapa orang baik dan siapa orang buruk. Dan tanpa restu dari TUHAN, segala kerja keras anda hanya akan menjadi sebuah hal yang sia-sia.'

    Tapi jika anda masih bersikeras tetap 'melakukannya' (mengaktifkan AdBlock), saya tidak akan melarangnya, karena itu adalah hak prerogratif anda sebagai publisher. Jadi, jangan salahkan saya apabila hal buruk akan menimpa anda nantinya. Disini saya tidak menyumpahi anda, saya menulis berdasarkan cara berjalan pola pikir logika saya.


    ------

    Sedikit yang dapat saya sampaikan. Jika ada salah dalam penyampaian saya mohon maaf. Bukannya saya sok tau, tapi ini kenyataan.

    Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/

    Kamis, 03 Maret 2016

    Detik-Detik Menjelang Musnahnya AdBlock. Benarkah Demikian?

    Pembunuhan adblock

    Sebuah kabar beredar dikalangan blogger luar negeri, menyatakan bahwa akan ada pertemuan resmi di Inggris antara publisher, perusahaan media sosial, dan pembuat adblock untuk membahas masalah periklanan online yang tidak dapat tampil ketika tools adblock diaktifkan oleh para pengguna browser ketika berselancar mencari informasi di internet.

    Akankah pertemuan tersebut akan benar-benar terjadi?

    John Whittingdale adalah Sekretaris Budaya UK. Beliau lah yang mengumumkannya. Beliau menyatakan dengan bahasa inggris yang intinya adalah 'jika tidak ada orang yang mau membayar pemilik situs dengan menampilkan iklan, bagaimana keberlanjutan artikel situs tersebut? Akankah sebuah situs dapat menulis dengan baik pada hari berikutnya jika pendapatannya diblokir oleh adblock?' Pokoknya seperti itulah maksudnya. Lol.

    Saya jadi berpikir bahwa ini adalah sebuah pr*paganda. Kok bisa?

    Sekitar sebulan yang lalu juga beredar kabar bahwa situs penyedia iklan terbesar seperti Amazon, Google, Microsoft, dan Taboola sakit kepala gara-gara banyak sekali pesan masuk dari publisher periklanan mereka, yang menyatakan bahwa pendapatan 'mereka' (publisher) anjlok, dan pada akhirnya menyalahkan pihak penyedia adblock yang memblokir kemunculan iklan-iklan di situs mereka. Tidak hanya publisher saja, bahkan pihak member pengguna jasa Adwords pun juga merasa dirugikan karena data trafik tidak sesuai dengan harapan. Dan pada akhirnya 'mereka' (amazon, google, taboola, microsoft) sepakat untuk merapat ke salah satu perusahaan Adblock ternama yaitu Eyeo agar iklan-iklan mereka dapat muncul di AdblockPlus maupun AdblockBrowser.

    'Bagaimanakah hasil kesepakatannya?'

    Meninjau dari keputusan John Whittingdale, sepertinya hasilnya adalah nihil, alias gagal.

    Pro dan kontra pasti ada dengan perkataan John Whittingdale, ya seperti itulah kenyataannya dari dulu.

    Pribadi, mendengar kabar itu saya selaku publisher juga merasa senang. Tapi disisi lain 'banyak orang' (bukan blogger atau webmaster) merasa sedih apabila pada akhirnya adblock benar-benar musnah.


    Oh iya, hampir saja lupa. Sekedar info saja. Coba lihat ekstensi browser chrome dan android play store. Kemudian tulis keyword 'adblock', lalu enter.

    Apakah ekstensi atau aplikasi adblock masih ada? Jika iya, silakan anda berspekulasi menjawab dan menyimpulkan sendiri. Percaya tidak percaya.

    Penting!
    Referensi artikel ini diambil berdasarkan artikel-artikel yang sudah banyak terpublikasi oleh situs-situs ternama luar negeri. Bahkan, beberapa forum luar juga telah banyak membahas kebenarannya.

    Sekian dari saya, silakan komentar apabila mau. Namun sebelum berkomentar, silakan terlebih dahulu searching dengan kabar-kabar yang telah saya sampaikan di atas. Tunjukkan bahwa anda cerdas. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/